وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
Abbanuang, Desa Lerang
Jl. Andi pawelloi (belakang masjid Rahma)
Ceritanya dimulai tanggal 19 Desember 2020, pas lagi ada pengkaderan. Awalnya saya pikir hari itu bakal kayak biasa saja. capek, serius, dan penuh materi. Tapi ternyata, hari itu jadi titik awal sesuatu yang beda.
Pertama kali saya liat Intan disaat saya hadir diacara pengkaderan dia. Pas dia lagi penampilan yelyel perkelompok. entah kenapa langsung buat saya jadi ngelirik dua kali. Bukan cuma karena penampilannya, tapi ada vibe tenang dan kalem dari dia yang bikin saya penasaran. Dia keliatan fokus, sopan, tapi juga punya semangat yang bikin suasana hidup. Dari caranya ngobrol, senyum kecilnya, sampai cara dia bantu temen-temennya.
Kita tidak langsung deket. Tapi dari situ saya mulai sadar, “ini orang kayaknya bakal punya peran penting di hidup saya.” Dan benar saja… sejak hari itu, nama Intan mulai sering muncul di kepala—dan pelan-pelan juga di hati.
Setelah pertama kali kenal Intan di pengkaderan tanggal 19 Desember 2020, saya mulai coba deketin dia. Sebulan penuh saya berusaha ngobrol, perhatian, kasih kode halus (kadang nggak halus juga). Akhirnya, pas tanggal 3 Februari 2021, yang kebetulan ulang tahun KMP UNM dan ulang tahunnya Intan, saya kumpulkan nyali buat nyatain perasaan.
Dengan modal nekat dan harapan, saya bilang suka sama dia. Dan… alhamdulillah, dia nerima!
Hari itu jadi hari yang tidak bakal saya lupa. Bukan cuma karena ulang tahun KMP UNM dan Intan, tapi karena hari itu juga jadi ulang tahun dari hubungan kita. Dari yang awalnya cuma “kenal di pengkaderan”, jadi “kita” yang sekarang.
Sampai akhirnya, tanggal 7 April 2025, hari yang saya tunggu-tunggu itu datang juga. Intan resmi lulus sarjana dan saya tahu, ini momen yang pas. Dengan rasa haru, bahagia, saya melamar Intan.
Hari itu bukan cuma jadi penutup dari perjuangan panjang kita, tapi juga jadi awal dari babak baru. Doain ya, semoga langkah selanjutnya lancar sampai halal. Dan kami menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahma. Saling menggenggam sampai surganya. Aamiin