(Seb. Timur Kantor Desa Cipotakari)
Juli menjadi saksi dalam langkah pengabdian saat KKN, takdir mempertemukan kami. Berawal dari sapa yang ringan dan tawa yang sederhana, tumbuh rasa yang tak pernah kami rencanakan. Sejak saat itu sapaan menjelma menjadi kenangan yang tak terlupakan, dan hati mulai menemukan arah pulangnya.
Waktu membawa kami melangkah lebih jauh, menautkan rasa menjadi sebuah janji. Namun jalan ini tak selalu ramah-restu yang tertunda, jarak yang menguji, dan ragu yang sesekali singgah. Meski demikian, kami memilih tetap tinggal dan belajar untuk saling menguatkan. Dalam segala lika-liku, kami bertahan, menjaga satu keyakinan bahwa hubungan dan rasa ini layak untuk diperjuangkan.
Maret kembali menjadi saksi dengan penuh keyakinan dan harapan, langkah ini kami mantapkan. Dalam khidmat yang sederhana namun sarat makna, terucap janji untuk melangkah ke arah yang lebih pasti. Sebuah lamaran menjadi saksi, bahwa dua hati yang pernah diuji kini siap dipersatukan dalam ikatan suci. Sebab kami percaya, bukan karena bertemu lalu berjodoh, namun karena berjodoh maka dipertemukan dalam waktu terbaik, dengan cara yang paling indah, oleh kehendak-Nya.
Bapak Mahing & Ibu Hawadia
Bapak Sayadi & Ibu Hj. Adrianti