وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
Malopua, Desa Turatea timur, Kec. Tamalatea, Kab. Jeneponto
Malopua, Desa Turatea timur, Kec. Tamalatea, Kab. Jeneponto
Dusun Kampala, Desa Bontomatene, Kec. Marusu, Kab. Maros
(Depan SD NO. 162 Inpres Kampala)
Awalnya saya hanya mengenalnya sebagai teman kakak, tak lebih dari saling tahu nama dan wajah. Suatu hari, tanpa sengaja saya menyadari kami sudah terhubung di media sosial, entah sejak kapan. Interaksi pun perlahan tumbuh, mulai dari saling menyukai unggahan, membalas cerita, hingga sering bertukar pesan.
Menarik rasanya, bagaimana seseorang yang dulu terasa jauh kini jadi dekat lewat pertemuan yang tak pernah direncanakan.
Setelah cukup sering berinteraksi di media sosial, kami akhirnya bertukar nomor WhatsApp. Dari situ, komunikasi jadi lebih intens dan perlahan kami mulai saling mengenal satu sama lain lebih dalam. Semakin sering berbicara, semakin terasa cocokbukan hanya dari cara berpikir, tapi juga dari nilai dan tujuan hidup.
Merasa hubungan ini bukan sekadar main-main, kami pun memberanikan diri untuk meminta izin kepada keluarga. Syukurnya, keluarga menyambut baik niat kami. Tanpa menunda terlalu lama, kami memutuskan untuk melangkah ke arah yang lebih serius dan langsung melangsungkan lamaran.
Akhirnya atas Ridha Allah SWT restu kedua orang tua dan doa orang-orang terkasih, akhirnya Kami sampai di tahap ini. InsyaAllah kami akan mengikrarkan janji suci pernikahan pada tanggal 30 Agustus 2025. Hari yang akan menjadi awal dari perjalanan baru kami sebagai pasangan suami istri. Semoga segalanya berjalan lancar dan penuh berkah.
